Ini Dia Beragam Jenis Batik yang Bisa Ditemukan di Pasaran

175 views

Di Indonesia, terdapat keberagaman tradisi, suku, bahasa, lagu, bentangan alam dan kebudayaan. Salah satunya adalah kain tradisional yaitu batikKain tersebut memiliki gambaran hasil dari lukisan atau gambar yang menggunakan canting. Seni melukis yang dituangkan ke dalam kain memiliki motif yang beragam, bahkan motifnya berbeda untuk setiap daerah, misalnya di Yogyakarta dan Solo. Berasal dari kata ambatik dari amba dan tik yang artinya adalah menulis titik.

batik-indonesia

Ambatik ini dahulunya umumnya hanya dikenakan oleh para bangsawan atau masyarakat kelas atas namun sekarang sudah bisa digunakan oleh siapa saja bahkan bisa dibeli dengan mudah di toko terdekat atau di toko online dengan harga yang bervariasi. Teknik yang dipergunakan untuk melukis di atas kain, yang umumnya adalah kain mori, sudah dipergunakan selama ribuan tahun terutama di peradaban Cina dan Mesir.

Batik yang ada di pasaran biasanya tidak hanya dibedakan dari motif yang tergambar di lembaran kain tersebut, asalnya, harga namun juga berdasarkan dari cara pembuatannya. Berikut dibawah ini pembuatan batik Indonesia.

Pertama adalah dengan cara tulis.

Ambatik tulis ini memiliki harga yang sangat mahal bahkan bisa mencapai jutaan rupiah. Hal ini disebabkan karena motif yang tergambar di atas kain yang dipergunakan tersebut 100% merupakan gambaran tangan yang menggunakan canting dan lilin. Butuh konsentrasi yang tinggi saat membatik yang menyebabkan waktu penyelesaian jenis ambatik ini sangat lama sekitar 2 minggu hingga 2 tahun. Namun, serapi-rapinya atau setelitinya orang dalam membatik, tetap ada kesalahan dan kesalahan seperti coretan inilah yang dianggap seni dan unik karena tidak akan ada kesalahan kedua yang tata letak dan motifnya nya sama.

Kedua adalah ambatik cap.

Disebabkan karena permintaan jenis kain ini meningkat di abad ke-19, maka produsen mencari cara untuk memenuhi permintaan tersebut dengan jangka waktu yang cepat dan jumlah yang banyak sehingga muncullah metode ini. Cap yang digunakan terbuat dari tembaga atau besi yang bermotif. Cara membatiknya adalah dengan mencelupkan cap tersebut ke cairan lilin dan kemudian dicapkan ke lembaran kain yang disiapkan.

Ketiga adalah ambatik cetak sablon.

Jika dibandingkan dengan teknik cap, jenis ambatik ini memiliki kualitas yang lebih rendah. Cara menyablonnya masih dengan menggunakan tenaga manusia dan bukan mesin. Proses pembuatannya hampir sama dengan ambatik cap yaitu dengan cetakan besar yang bernama plangkan dan rakel seperti untuk sablon kaos. Dibandingkan yang lainnya, cara membatik ini menghasilkan cetakan yang rapi dan mendetail, serta bisa diselesaikan dalam waktu yang cepat. Namun, karena tidak menggunakan lilin, ambatik ini dianggap memiliki mutu yang rendah.

Keempat adalah ambatik print.

Cara membatiknya hampir sama dengan cara sablon namun bedanya cara ini menggunakan alat yaitu dengan mesin print teksik. Banyak yang menganggap jika jenis ambatik ini adalah ambatik imitasi yang tidak mewarisi tingkat kerajinan dari jenis ambatik sebelumnya. Jenis kain ini memiliki harga yang murah yaitu umumnya di bawah Rp 80 ribu hanya untuk kainnya sehingga kerap dipilih untuk masyarakat dengan kondisi ekonomi menengah ke bawah.

Kelima adalah batik lukis.

Jika umumnya ambatik membutuhkan canting dan malam, maka untuk membuat jenis ambatik ini butuh kuas dan cat yang umumnya dipergunakan untuk melukis. Jenis ambatik ini banyak yang ragu apakah termasuk ambatik atau tidak walaupun termasuk sebagai salah satu hasil karya seni yang bernilai tinggi. ambatik yang masih jarang ditemukan ini memiliki harga yang cukup mahal yaitu ratusan hingga jutaan rupiah.

Leave a reply "Ini Dia Beragam Jenis Batik yang Bisa Ditemukan di Pasaran"